Google Find us on Google+ Media Online: Olahraga

TRIBUNNEWS.COM - Juara dunia MotoGP tujuh kali, Valentino Rossi secara terbuka mengumumkan peluncuran tim Moto3 miliknya. Tim bernama VR46 yang akan memakai mesi KTM tersebut sudah mendapat dukungan sponsor dari perusahaan Sky Italia. Tim ini akan bersaing di balapan Moto3 tahun 2014 mendatang. Nama pembalap pun sudah dipastikan, salah satunya adalah Romano Fenati yang kemungkinan akan bertandem dengan adik tiri Rossi, Luca Marini.

Rumor terkait Rossi menjadi bos tim Moto3 tersebut sebelumnya sudah beredar beberapa bulan terakhir. Meski pada bulan Agustus lalu, Rossi sempat menegaskan dia cuma memberikan dukungan melalui akademi pembalap "VR46" untuk memberikan dukungan kepada pembalap muda Italia. Namun nyatanya, dia memberikan dukungan lebih besar dengan membentuk tim Moto3 secara langsung.

Valentino Rossi Luncurkan Tim Moto3

"Kami telah menjalin kerjasama dengan Sky untuk tujuan memberikan dukungan dan kesempatan kepada rider Italia agar bisa bersaing dan mencapai level tertinggi dalam dunia balapan," kata Rossi seperti dilansir crash.net.

Rossi berharap timnya bisa bersaing di kompetisi Moto3 tahun depan, seluruh calon peserta musim depan saat ini masih sedang dievaluasi dan akan segera diumumkan daftar tim baru yang akan bersaing musim depan setelah digelarnya pertemuan di sela digelarnya MotoGP Malaysia Oktober mendatang.

Meski demikian, seperti dilansir situs resmi MotoGP, tim baru VR46/Sky team dinyatakan telah lulus proses seleksi. "Tim telah resmi masuk dalam daftar resmi tim pendaftar yang ada di penyelenggara MotoGP dan FIM, serta pemegang hak komersial Dorna Sports untuk bersaing di kelas Moto3."
Rossi dan tim VR46 Racing atau tim VR46 merupakan satu di antara 17 tim yang telah mendaftarkan kepesertaan mereka sejak menjelang digelarnya MotoGP San Marino, Jumat (13/9/2013) lalu. Karena batas waktu pendaftaran tim baru Moto3 yang ditentukan oleh Komite Grand Prix Selection itu tanggal 13 September. Bahkan tim Moto3 yang didaftarkan Rossi tersebut telah resmi diterima pendaftarannya.

Komite Seleksi akan menilai dan meloloskan tim mana saja dari yang telah mendaftar diperbolehkan ikut di persaingan Moto3 tahun depan. Ini merupakan tugas dari Komite yang anggotanya adalah orang-orang yang berasal dari Asosiasi tim balap motor Internasional dan juga pihak promotor Dorna.

Setelah diterima, tim baru Moto3 milik Rossi tersebut harus memenuhi persyaratan berikutnya yang telah ditentukan di antaranya harus menyimpan sejumlah uang sebagai "security deposit" pada tanggal 11 Oktober mendatang. Ini diperlukan untuk syarat jaminan mereka dengan daftar beberapa orang pembalap yang mereka ajukan.

(Tribunnews.com/mba)

Sumber: Yahoo




Badan Tim Nasional [BTN] PSSI melarang para pemain tim nasional U-19 untuk menjadi artis, baik itu datang dari tawaran untuk bintang iklan ataupun hal lainnya.

Seperti yang diketahui, pamor pemain-pemain timnas U-19 meroket setelah keberhasilan mereka menjuarai Piala AFF U-19 yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan di Stadion Tridharma Gresik.
PSSI Larang Pemain Timnas U-19 Jadi Artis

Namun, BTN berharap pemain timnas U-19 tetap fokus untuk mengembangkan kemampuan sepak bola mereka dan menolak hal-hal yang dapat membuat mereka lalai.

"Kami khawatir akan terkontaminasi dunia hiburan dan menjadi terlalu sibuk dengan agenda di luar sepak bola. Sebab itu akan merugikan pemain sendiri dan berpengaruh ke mental," ujar Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Terlebih lagi, timnas U-19 akan kembali melakoni turnamen yang tidak kalah bergengsi yaitu kualifikasi Piala AFC U-19 yang akan kembali digelar di Sidoarjo, di mana skuat asuhan Indra Sjafri tergabung dengan Korea Selatan, Laos dan Filipina.

"Di ajang itu, kami tidak main-main dan target lolos ke Piala AFC. Apalagi dari satu grup, hanya peringkat paling atas yang secara otomatis lolos," imbuhnya.

7 Tip Makeup Untuk Tampil Menarik Saat OlahragaWanita yang hobi berolahraga pasti tetap ingin terlihat cantik saat melakukan aktivitas fisik. Meskipun sehari-hari berkeringat karena olahraga terus menerus, tetap makeup wajah penting supaya terlihat segar sepanjang olahraga.  Jika Anda pikir, sulit merias wajah Anda  karena aktifitas olahraga yang tinggi, Anda salah. Ada 7 tip makeup yang mudah yang dapat Anda ikuti.



  • Hindari Foundation
Hindari foundation, karena saat Anda berolahraga, pori-pori Anda perlu bernapas lebih lega untuk mengeluarkan keringat. Cukup gunakan concealer pada spot-spot yang dibutuhkan atau BB cream, ini pun jika dibutuhkan.

  • Lip balm dan Lip Gloss
Lip balm sangat dibutuhkan agar bibir tidak kering, lip gloss untuk membuat bibir tetap mengkilap dan segar.

  • Sunscreen
Pelindung ultraviolet ini harus Anda gunakan untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet.


  • Bedak bubuk dan Blush On
Bedak bubuk lebih ringan daripada bedak padat. Pakailah bedak bubuk untuk mencerahkan wajah Anda. Poles sedikit blush onuntuk membuat wajah Anda segar .

  • No Eyeliner
Jika Anda tidak ingin kembali dengan mata hitam karena eyeliner, maka jangan gunakan eyeliner saat berolahraga. Keringat akan melunturkan eyeliner dan membuat Anda tampak seram.

  • Maskara
Untuk mempercantik mata Anda, gunakan mascara agar mata Anda terlihat lebih hidup.

  • Natural Matte Eyeshadow
Pakailah eyeshadow dengan warna-warna natural dan matte color.
See? Jangan berpikir karena Anda berkeringat, lalu Anda tidak perlu mempercantik diri. Berikan senyuhan makeup sedikit pada wajah Anda, supaya tetap cantik dan menawan. Selamat berolahraga! (ich)

Sumber: SheYahoo

Timnas U-19 berhasil memenangi Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam 7-6 melalui adu penalti. Cara yang sudah sering membuat timnas kita mengubur impian menjadi juara.

Ketika di waktu normal dan perpanjangan waktu timnas gagal mencetak gol sekaligus mampu menjaga gawangnya dengan baik, mau tidak mau pertandingan harus ditentukan dengan adu tendangan penalti. Beban besar langsung menimpa pundak setiap pemain. Bayang-bayang kegagalan seperti timnas U-23 di SEA Games 2011 mulai menggelayut di benak setiap pecinta sepak bola di tanah air.




Faktor Mental Pemain


Adu penalti bak permainan yang sangat mengandalkan keberuntungan. Tidak ada yang bisa menjamin pemain bintang akan mudah menuntaskan tugasnya. Pemain bintang yang dipuja bak pahlawan bisa menjadi pecundang jika gagal menyelesaikan tanggung jawab menuntaskan tendangan penalti. Apalagi kalau akibat kegagalannya timnya kalah.

Andriy Shevchenko pernah gagal di final Liga Champions 2005 saat menghadapi Liverpool. Padahal biasanya dia tajam di depan gawang dan terbiasa mengambil tendangan penalti. Akibat kegagalannya dia dihujat oleh fans AC Milan sebagai biang kegagalan Milan menjuarai Liga Champions.

David Beckham yang dikenal sebagai maestro tendangan bebas pernah pula gagal di adu penalti saat menghadapi Portugal di Piala Eropa 2004. Beckham yang biasanya lihai mengatur bola kala itu sedikit terpeleset hingga membuat bola hasil tendangannya melayang jauh ke angkasa.

Atau salah satu momen penalti yang sulit dilupakan adalah kala John Terry terpeleset di Moscow tahun 2008. Jika Terry bisa mencetak gol, Chelsea bisa jadi juara. Sayang Terry gagal dan adu penalti berlanjut hingga Manchester United keluar sebagai juara Liga Champions 2008.

Di pertandingan final Piala AFF U-19, Evan Dimas menapaktilas apa yang yang menimpa Cristiano Ronaldo di final Liga Champions 2008. Sepanjang turnamen menjadi bintang tim tetapi lantas gagal menuntaskan tendangan penalti.

Evan seperti halnya pemain lain nampak sekali punya beban besar saat harus mengambil tendangan penalti. Evan yang pernah mencetak gol ke gawang Thailand melalui tendangan penalti harus menerima kenyataan dia gagal menjalankan tugas. Kegagalan yang bisa membawa Indonesia kepada kehancuran. Evan yang dipuja sebagai pemain paling penting di timnya bisa saja berubah drastis menjadi pecundang.

Tetapi, Tuhan kali ini sangat baik pada Evan dan timnas. Penendang Vietnam juga mengalami kegagalan hingga lima penendang belum ditemukan pemenangnya. Dalam lanjutan adu tendangan penalti, Ilham Udin Armayn berhasil menjadi penentu kemenangan. Evan pun nampak lega, begitu pula dengan seluruh anggota tim dan suporter Indonesia, baik yang hadir langsung maupun menonton siaran langsung.

Dalam adu penalti memang mental menjadi kunci penting. Penulis sempat ragu dan ingat memori tahun 2011. Pemain nampak terbebani dengan target juara dan tugas mengambil tendangan penalti. Ini terlihat betul di wajah mereka. Saat eksekusi berhasil, pemain langsung melakukan sujud syukur dan lega sekali telah melepaskan beban besarnya.

Ketika akhirnya keluar sebagai juara, faktor mental yang berperan besar. Secara kualitas teknik kita tidak lebih baik daripada Vietnam. Kita bahkan kalah 1-2 di babak penyisihan. Namun, pemain bangkit dan sudah melupakan hasil yang lalu. Pemain bermain bagus sepanjang pertandingan meski gagal melesakkan satu golpun.

Saat adu tendangan penalti, strategi Indra Sjafri layak untuk diapresiasi. Dia menentukan lima penendang pertama dan jika diperlukan tambahan penendang penalti, dia mempersilakan pemain untuk menentukan sendiri. Dia ingin pemain yang siap secara mental yang maju sebagai algojo dan dia enggan memberi beban berlebihan kepada pemainnya.

Strategi yang cukup jitu. Pemain menyelesaikan masalahnya sendiri. Mereka menghadapi tekanan secara bersama-sama. Tidak mudah tentunya bagi mereka, tetapi kebersamaan mereka selama beberapa bulan terakhir ini memperlihatkan bahwa mereka bisa menyelesaikan masalah besar bersama.

Ilham Udin mengakui dia mungkin penyerang yang baik tetapi untuk urusan menendang penalti dia bukan ahlinya. Wajar jika dia tidak dipilih sebagai lima penendang pertama. Tetapi, dia maju untuk menjadi penendang penentu. Penampilan konsisten selama 120 menit tanpa kenal lelah dia tuntaskan dengan lesatan gol ke gawang Vietnam yang memastikan gelar juara untuk Indonesia.

Keberhasilan membangun mental bertandingan tim yang banyak dihuni pemain berusia 18 tahun tidak lepas dari pengembangan mental pemain yang dilakukan oleh tim pelatih. Indra Sjafri dibantu psikolog UGM yang merupakan mental coach untuk pengembangan mental pemain. Ini dilakukan sejak penjaringan pemain, seperti dengan melakukan psikotes. Oleh karenanya tim ini dihuni oleh pemain yang secara mental kuat, tidak cepat menyerah dan mampu menghadapi tekanan.

Ketahanan Fisik


Tidak hanya mental, ketahanan fisik juga jadi kunci penting. Jika fisik pemain sudah terkuras maka sudah biasa pemain akan bertindak ceroboh dengan melakukan pelanggaran tidak perlu. Hal seperti ini umum kita jumpai di liga Indonesia.

Namun, ini tidak terjadi di timnas U-19. Bermain sepanjang 120 menit jelas bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan stamina yang luar biasa untuk konsisten bermain selama dua jam dan masih harus menyiapkan fisik serta mental untuk adu tendangan penalti.

Anak asuh Indra Sjafri ini memang punya fisik mumpuni sehingga tidak masalah timnya harus bermain lama. Ini tidak lepas dari kebijakan tim pelatih yang menerapkan standar tinggi untuk fisik pemain. Setiap pemain diharuskan memiliki VO2Max atau daya tahun di atas rata-rata 55, bahkan ada beberapa pemain yang mencapai 61 dan 62. Jadi jangan heran jika Ilham Udin masih kuat berlari di babak kedua perpanjangan waktu karena fisiknya memang benar-benar prima.

Standar seperti ini dilengkapi dengan sistem pemulihan stamina dan kondisi tubuh pemain setiap habis bertanding dan latihan. Dengan kreoterapi (terapi suhu), luka yang diperoleh pemain saat pertandingan atau latihan bisa lekas sembuh. Ini juga untuk menghindarkan pemain dari cedera.

Dengan kombinasi kualitas teknik, fisik, dan mental yang diatur sedemikian rupa, tim ini rasanya cukup lengkap dan pantas menyandang gelar juara. Tim ini dikelola selayaknya timnas dikelola. Setiap aspek dikerjakan dan dengan proses yang panjang. Tim menjadi kompak, sehat dan punya mental kuat. Jadi, wajar jika tim ini menjadi juara. Semoga Indra Sjafri terus mempertahankan sistem yang sudah baik dan memperbaiki kekurangannya. Semoga cara-cara yang bagus ini diduplikasi di timnas kelompok umur lainnya, bahkan juga layak untuk ditiru oleh timnas U-23 dan timnas senior.

Ditulis oleh: Sirajudin Hasbi 
Sumber : Yahoo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mempersiapkan tim nasional Indonesia U-19 asuhan pelatih Indra Sjafri berlaga di SEA Games tahun 2017.
Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin komposisi pemain dipertahankan. Dalam perjalanan, nantinya pelatih akan mencari pemain baru.
“Hasil diskusi tim nasional Indonesia U-19 disiapkan untuk SEA Games 2017, karena 4 tahun lagi usia mereka 23 tahun,” ujar Djohar ditemui di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (23/9/2013).


Para pemain Timnas Indonesia U-19 berasal dari beberapa daerah di tanah air, seperti Ilham Udin Armayin (Ternate), Maldini (Mamuju), Ravi Murdianto (Purwodadi), dan Evan Dimas (Surabaya). Skuat ‘Garuda Jaya’ mencerminkan kemajemukan masyarakat di Indonesia.
Menurut Djohar Arifin, masih banyak pemain Indonesia lain yang belum terpantau oleh tim pelatih. Kalau ada yang lebih baik lagi bisa bergabung di timnas U-19, tentunya melalui proses seleksi.
“Kita tahu tim ini hasil seleksi sangat ketat dari beberapa daerah. Indra Sjafri telah membuat kriteria VO2max di atas 50. Ada kriteria, tidak ada pemain titipan. Kalau tidak mampu walaupun mainnya bagus, akan dicoret. Seleksi ketat itu menghasilkan hasil terbaik,” katanya.
Tim nasional Indonesia U-19 berhasil meraih gelar juara di ajang Piala AFF U-19. Di pertandingan final, skuat ‘Garuda Jaya’ mengalahkan Vietnam U-19 0 (7) – (6) 0 melalui tendangan adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013) malam.
Setelah meraih gelar juara Piala AFF U-19, tim nasional Indonesia U-19 akan berpartisipasi di babak kualifikasi Piala Asia U-19. Skuat ‘Garuda Jaya’ berada di Grup G, satu grup bersama Korea Selatan, Laos, Filipina, dan Guam. Pertandingan babak kualifikasi Piala Asia U-19, Grup G akan dilangsungkan di Gelora Delta Sidoarjo 8 – 12 Oktober.
“Sekarang fokus ke Piala Asia, para pemain diliburkan tiga hari. Kemudian mereka kembali mengikuti pemusatan latihan. Diharapkan lolos ke Piala Asia tahun depan,” harap Djohar.
Babak kualifikasi Piala Asia diikuti oleh 40 negara. Masing – masing negara dibagi ke dalam 9 Grup. Juara grup bersama 6 negara peringkat kedua terbaik akan melaju ke putaran final yang dilangsungkan di Myanmar pada 2014.

Sumber: Tribunnews & Yahoo
TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Ketua Umun PSSI, Djohar Arifin, mengimbau para pemain tim nasional U-19 menjadi bintang iklan setelah menjuarai Piala AFF di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013).

Ketum PSSI Himbau Pemain Timnas U-19 Jadi Bintang Iklan

Djohar Arifin mengapresiasi keberhasilan skuat asuhan Indra Sjafri setelah mengalahkan Vietnam melalui adu penalti. Djohar mengatakan akan memberikan beasiswa, terutama beasiswa di perguruan tinggi.
"Realisasinya kalau bisa semester ini sudah masuk," kata Djohar.
Uniknya Djohar malah mengarahkan pemain untuk menjadi  bintang iklan.
"Mereka juga bisa jadi bintang iklan biar dapat pemasukan tambahan," ujar Djohar. 

Sumber: Tribunnews & Yahoo
TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO – Tim nasional Indonesia U-19 berhasil meraih gelar juara Piala AFF U-19. Pada pertandingan final di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013) malam WIB, skuat ‘Garuda Jaya’ menang 0 (7) – (6) 0 melalui drama tendangan adu penalti.
Kedudukan 0-0 bertahan sampai pertandingan di waktu normal. Wasit melanjutkan pertandingan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Namun sampai peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan tidak ada gol tercipta.

Roy Suryo: Pemain Timnas U-19 Jangan Diganggu Kepentingan Jadi Bintang Iklan

Pertandingan pun dilanjutkan ke adu penalti, sampai penendang kedelapan kedudukan masih sama. Namun pada penendang ketujuh dari Vietnam, penjaga gawang Ravi Murdianto mampu menepis bola. Sementara, Ilham Udin Armayin selaku penendang kesembilan dari Indonesia mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memainkan para pemain terbaik. Hanya Maldini yang berada di bangku cadangan posisinya digantikan oleh Dinan Yahdian. Sementara di lini tengah dimainkan kapten tim Evan Dimas.
Pada babak pertama, skuat ‘Garuda Jaya’ kesulitan menghadapi Vietnam U-19 dikarenakan tekanan para pemain lawan. Vietnam menguasai bola, permainan lini per lini mereka pun sangat rapat. Sebaliknya, Indonesia sering kali membuat kesalahan sendiri.
Vietnam mempunyai peluang emas mencetak gol pada menit ke-27, Nguyen Van Toan menendang bola dalam keadaan bebas, namun penjaga gawang Ravi Murdianto masih bisa menyelamatkan. Nguyen C. Phuong juga mendapatkan peluang pada menit ke-35, Ravi kembali menyelamatkan gawang.
Menjelang pertandingan pada babak pertama berakhir, Indra Sjafri memasukkan Maldini menggantikan Dinan Yahdian. Pergantian dilakukan, karena Dinan tidak bermain maksimal.
Pada babak kedua, pertandingan berlangsung seru. Kedua kesebelasan tampil menyerang untuk mencetak gol. Pelatih Indra Sjafri memasukkan Hendra Sandi menggantikan Hargianto pada pertengahan babak kedua. Masuknya Sandi membuat permainan skuat ‘Garuda Jaya’ lebih rapi. Terlihat, gawang Vietnam beberapa kali berada dalam keadaan terancam, namun belum ada gol tercipta.
Pertandingan di waktu normal berakhir 0-0. Wasit melanjutkan pertandingan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Pada babak perpanjangan waktu, terlihat Vietnam U-19 sudah kelelahan. Beberapa pemain Vietnam mengalami kram di lapangan. Sayang, Indonesia tidak mampu memaksimalkan kondisi ini. Sampai pertandingan pada babak perpanjangan waktu berakhir, kedudukan tetap 0-0. Pertandingan pun dilanjutkan ke tendangan adu penalti.
Sampai penendang kedelapan kedudukan masih imbang. Namun pada penendang ketujuh dari Vietnam, penjaga gawang Ravi Murdianto mampu menepis bola. Sementara, Ilham Udin Armayin selaku penendang kesembilan Indonesia mampu melaksanakan tugas dengan baik.

Sumber: Yahoo
TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Indonesia sukses menjadi juara Piala AFF U-19 2013. Hal ini seiring kemenangan Indonesia atas Vietnam 7-6 dalam partai final di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (22/9/2013) malam WIB.
Di sepanjang dua babak waktu normal, serta dua kali tambahan waktu, Indonesia dan Vietnam bermain imbang 0-0. Pertandingan pun diselesaikan melalui adu tendangan penalti.




Masing-masing tim menurunkan sembilan penendang dalam drama adu penalti ini. Tujuh penendang Indonesia yang sukses mencetak gol dalam adu penalti adalah Fatchu Rohman, Dimas Drajad, Hendra Sandi, Hansamu Yama, Putu Gede, Maldini dan Ilham.
Sedangkan dua pemain yang gagal mencetak gol dalam adu tendangan penalti adalah kapten Evan Dimas dan Zulfiandi.
Enam pemain Vietnam yang sukses mencetak gol dalam adu tendangan penalti adalah Le Van Son, Hoang Thanh Tung, Lam Thi Phong, Nguyen Huu Anh Tai, Phan Thanh Hau, dan Nguyen Van Toan. Sedangkan yang gagal mencetak gol adalah Tran Huu Dong Trien, Nguyen Tuan Anh, dan Pham Duc Huy.
Di sepanjang gelaran Piala AFF U-19, gelar juara ini adalah gelar juara perdana bagi Garuda Muda. Gelar ini mampu memuaskan dahaga masyarakat Indonesia yang 22 tahun lamanya tidak merasakan juara dalam kancah sepak bola internasional.(eko darmoko/surya)

Sumber: Yahoo
Terkenal dan gaji besar melekat di diri bintang sepak bola. Tak aneh jika mereka selalu berusaha tampil dengan gaya. Bukan hanya potongan rambut atau pakaian, tetapi juga kendaraan yang dikendarai. Berikut mobil-mobil mewah bintang sepak bola dunia dengan perkiraan harganya di pasaran Eropa:


1. Lionel Messi, Barcelona


a. Maserati GranTurismo MC Stradale         b. Audi R8
    Harga: $139.000                                                Harga: $150.000



c. Ferrari F430 Spider                                       d. Audi Q7
    Harga: $250.000                                                 Harga: $59.000

e. Toyota Prius                                                  f. Lexus ES 350
    Harga: $26.650                                                  Harga: $35.432


e. Dodge Charger SRT8 
    Harga: $45.000





2. Cristiano Ronaldo, Real Madrid

CR7 dengan mobil sport mewah Audi R8 (Getty Images/Juan Naharro Gimenez).



a. Bentley Continental GTC                         b. Mercedes-Benz C-Class Sports Coupé
    Harga: $195.000                                            Harga: $55.000

c. Porsche 911 Carrera 2S Cabriolet        d. Maserati Gran Cabrio
    Harga: $101.000                                          Harga: $140.000

e. Audi R8                                                      f. Ferrari 599 GTB Fiorano
    Harga: $150.000                                            Harga: $310.000


g. Mercedes-Benz C220 CDI                      h. Audi RS6
    Harga: $40.000                                             Harga: $80.000

i. Audi Q7                                                        j. Bugatti Veyron
   Harga: $50.000                                                Harga: $1.700.00

k. Aston Martin DB9                                     l. BMW M6
    Harga: $200.000                                            Harga: $102.000


m. Porsche Cayenne                                    n. Ferrari F430
      Harga: $96.000                                           Harga: $300.000

o. Bentley GT Speed                                     p. Ferrari 599 GTO
      Harga: $220.000                                           Harga: $385.000

q. Lamborghini Aventador LP 700-4          r. Phantom Rolls-Royce
    Harga: $318.000                                           Harga: $400.000


3. David Beckham, Paris Saint-Germain 


a. Bentley Mulsanne                                      b. Aston Martin V8
    Harga: $296.000                                              Harga: $136.000

c. Rolls Royce Ghost                                     d. Porsche Caynne
    Harga: $246.000                                              Harga: $60.000

e. Audi Q7                                                        g. Jeep Wrangler
    Harga: $50.000                                                 Harga: $30.000


h. Lamborghini Gallardo                                i. Audi S8
    Harga: $260.000                                             Harga: $100.000

j. Hummer H2                                                 k. Jaguar XJ
   Harga: $140.000                                               Harga: $85.000

l. BMW X5                                                      m. Rolls Royce Phantom DropheadCoupe
   Harga: $120.000                                                 Harga: $550.000


n. Cheverolet Camaro                                   o. Audi A4
    Harga: $55.000                                               Harga: US$ 30.000 (Rp 288 juta)

p. Audi RS 6                                                    q. Cadillac Escalade
    Harga: $110.000                                               Harga: $80.000

r. Mercedes CLK                                            s. Porsche 911
   Harga: $65.000                                                  Harga: $250.000

t. Bentley Arnage                                            u. Hellcat Motorcycle
    Harga: $350,000                                               Harga: $88.000


4. Wayne Rooney, Manchester United


a. Lamborghini Gallardo Spyder                  b. BMW X5
    Harga: $300.000                                             Harga: $80.000

c. Silver Bentley Continental GTC               d. Cadillac Escalade
    Harga: $195.000                                              Harga: $80.000


e. Audi RS6                                                      f. Aston Martin Vanquish
    Harga: $125.000                                              Harga: $250.000

g. Range Rover Overfinch                            h. Bentley Continental GTC
    Harga: $200.000                                             Harga: $195.000



5. Mario Balotelli, AC Milan


a. Bentley Continental GT                             b. Bugatti Veyron
    Harga: $220.000                                              Harga: $1.3 juta

c. Ferrari F40                                                   d. Ferrari 458 Italia
    Harga: $717.000                                                Harga: $225.000


e. Lamborghini Murcielago LP640-4           f. Lamborghini Gallardo Superleggera LP570-4
    Harga: $382.400                                            Harga: $237.600

h. Mercedes 190sl                                         i. Bentley Mulsanne
    Harga: $32,300                                              Harga: $296.000


6. Samuel Eto'o, Anzhi Makhachkala


a. Bugatti Veyron                                          b. Aston Martin One-77
    Harga: $1,3 juta                                              Harga: $1,4 juta

c. Hummer H2                                               d. Audi R8
    Harga: $140,000                                            Harga: $150.000

e. Ford GT                                                      f. Ferrari 599 Fiorano
    Harga: $130.000                                            Harga: $471.000


7. Fernando Torres, Chelsea


a. Aston Martin DBS                                  b. Mini Cooper 2010
    Harga: $259.000                                           Harga: $21.666

c. GTA Spano                                               d. Audi Cool SUV
    Harga: $670.000                                           Harga: $43.900


8. David Villa, Barcelona


a. Porsche 911                                              b. Cadillac CTS-V
    Harga: $172.100                                           Harga: $63.215

c. Mini Cooper 2010                                    d. Audi S5
    Harga: $21.666                                             Harga: $59.300

e. BMW M6
    Harga: $114.650


9. Zlatan Ibrahimovich, Paris Saint-Germain


a. Volvo C30 TS                                           b. Porsche Cayenne Turbo
    Harga: $32.850                                             Harga: $96.000

c. Ferrari Enzo                                             d. Porsche Carrera GT
    Harga: $659.330                                           Harga: $440.000


e. Ferrari 360 Spider                                   f. Audi S8 Quattro
    Harga: $200.000                                          Harga: $110.000


10. Neymar, Santos


a. Volvo XC 60                                            b. Porsche Panamera
    Harga: $46.674                                            Harga: $138.650

c. Audi R8 GT
    Harga: $196.800
10 pemain sepak bola ini bisa dibilang sungguh beruntung. Berbakat di lapangan hijau, punya uang banyak dan istrinya atau mantan istrinya cantik.

Cheryl Tweedy

Dulu Cheryl Cole adalah mantan istri bek Chelsea, Ashley Cole. Cheryl menggugat cerai karena Ashley berselingkuh beberapa kali dengan PSK. (Getty Images/Stuart Wilson)


Cheryl Tweedy. (Getty Images/Pascal Le Segretain)


Alex Curran

Kekasih Steven Gerrard sejak keduanya masih remaja. Keduanya lalu menikah dan menjadi panutan karena kesetiaan dan kemesraan. (Getty Images/Gareth Cattermore)


Alex Curran. (Getty Images/MJ Kim)


Abigail Clancy

Salah satu istri terseksi pemain sepak bola di Inggris. Abigail yang juga model pakain dalam ini adalah istri Peter Crouch. (Getty Images/Chris Jackson)


Abigail Clancy. (Getty Images/Michael Locissano)


Carly Zucker

Perempuan seksi ini adalah istri Joe Cole. (Getty Images/Peter McDial)


Carly dan Joe Cole. (Getty Images/Claire Greenway)


Daniella Bux

Perempuan seksi ini adalah istri dari legenda Inggris, Gary Lineker. (Getty Images/Tim Whitby)


Gary Lineker dan Daniella. (Getty Images/Ian Gavan)


Ilary Blasi

Model dan presenter top di Italia yang dinikahi oleh Francesco Totti. (Getty Images/Giuseppe Cacace)


Ilary Blasi. (Getty Images/Giuseppe Cacace)


Lorena Bernal

Model dan bintang film Spanyol. Lorena adalah istri dari gelandang Arsenal, Michael Arteta. (Getty Images/Carlos Alvarez)


Lorena Bernal. (Getty Images/Carlos Alvarez)


Michela Quattrociocche

Perempuan manis ini adalah istri Alberto Aquilani. (Getty Images/Claudio Villa)


Michela Quattrociocche. (Getty Images/Elisabetta Villa)


Sylvie van der Vaart

Perempuan seksi ini adalah istri gelandang Belanda Rafael van der Vaart. (Getty Images/Andreas Rentz)


Sylvie van der Vaart. (Getty Images/Andreas Rentz)


Yolanthe Cabau

 Model ini adalah istri Wesley Sneidjer. (Getty Images/Tullio M Puglia)


Yolanthe Cabau bersama sang suami Wesley Sneijder. (Getty Images/Vittorio Zunino Celotto)